Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 April 2011

Teror Gaib Malam Pertama

Cerita horor ini terinspirasi oleh malam pertamaku. Karena malam itu tak berjalan mulus. Banyak keganjilan, atau kejadian diluar jangkauan akal sehat, hingga timbul banyak pertanyaan. Tiga minggu kemudian baru terjawab. Sebuah surat ancaman dari mantan pacar istriku. Dia kecewa dengan kehadiranku. Kekecewaan itu dilampiaskan di malam pertamaku, lewat teror gaib. Inilah ringkasan ceritanya.
 
Pesta pernikahan baru saja usai. Kamar pengantin masih terhias. Kamal, pengantin pria  belum bisa

Belenggu

Drama rumah tangga ini diisprirasi oleh tetanggaku. Seorang gadis dipaksa menikah dengan seorang pemuda kaya. Padahal gadis itu sudah punya pilihan, hingga perpisahanpun terjadi. Ini memang bukan cerita aneh, dalam novel, dalam sinetron atau layar lebar. Tapi yang ingin aku paparkan bukan hanya derita gadis karena perpisahannya, lebih dari itu. Yang pasti cerita ini berbeda dengan yang lain. Inilah ringkasan ceritanya. 

Rani dipaksa melupakan Aldy. Pak Surya, orang tuanya telah memilih Tony, pemuda kaya yang

Nyanyian Rindu Untuk Anisa

Naskah cerita remaja ini terinspirasi oleh masa kuliahku. Ketika aku melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di sebuah desa. Di sana, aku dekat dengan Anisa, cewek Andi, temanku. Cewek tercantik di desa itu bercerita tentang kehidupannya yang tidak nyaman, akibat ulah preman kampung. Apalagi setelah dekat dengan Andi. Namun akhirnya bukan saja Anisa, tapi juga Andi juga menjadi sasarannya. Kehidupan seperti apa yang dialami cewek cantik itu, inilah ringkasan ceritanya.

Anisa, seorang siswa SMU lebih suka naik ojek, daripada harus duduk di belakang Darman. Selain

Tas Warisan

Cerita ini terinspirasi oleh masa sekolah. Sebagai seorang siswa, saya juga punya kenangan manis. Karena sekolah merupakan masa sangat indah, penuh canda dan tawa. Saya ingat betul, masa itu ada teman baru, pindahan dari sebuah kota besar. Dia selalu bertingkah aneh. Salah satunya adalah tas kulit yang selalu dibawanya. Celaka baginya, ternyata benda itu menjadi bahan ejekan teman-teman sekelas. Nah, inilah ringkasn ceritanya.
 
Bu Sri berjalan kearah meja guru. Seseorang mengikutinya. Setelah menyimpan tas di meja guru,